mereka sering sekali bertanya,
pada yang lebih tinggi,
'apakah Ia itu?'
'dimanakah Ia itu?'
'bagaimanakah Ia itu?'
yang terjawab:
Ia:
awal
akhir
tinggi
rendah
atas
bawah
kamu
aku
hatimu
hatiku
urat nadi
dekat
jauh
sempurna
mendengar itu maka bertanya aku,
'ada berapakah Ia itu?'
yang terjawab:
SATU! Jelas sekali hanya satu!
'lalu mengapakah Ia dapat ada di awal, akhir, atas, bawah, kau, aku, di mana-mana?'
yang terjawab:
'kafir kau!'
No comments:
Post a Comment